Beranda » Belajar Agama Islam » Pencapaian Khusnul Khotimah Kunci Memasuki Syurganya Allah

Pencapaian Khusnul Khotimah Kunci Memasuki Syurganya Allah

T Diposting oleh pada 19 December 2013
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 1421 kali

I.       Kehidupan di Surga dan Neraka Selamanya

Banyak orang yang berpendapat bahwa orang Islam semuanya akan masuk surga, meskipun punya kesalahan kesalahan selama di dunia akan merasakan dulu sedikit azab neraka, setelahnya baru akan masuk surga.  Pendapat ini jelas salah, karena kehidupan di akhirat entah itu di surga atau di neraka adalah selamanya, abadi. Sehingga selama kita di dunia perlu mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat kelak.

Neraka Selamanya

Jika manusia itu masuk neraka, maka selamanya dia ada di neraka, sebagai Allah telah berfirman  :

QS 2:80

Dan mereka berkata: “Kami sekali-kali tidak akan disentuh oleh api neraka, kecuali selama beberapa hari saja.” Katakanlah: “Sudahkah kamu menerima janji dari Allah sehingga Allah tidak akan memungkiri janji-Nya ataukah kamu hanya mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?”.

QS 2:81

(Bukan demikian), yang benar, barang siapa berbuat dosa dan ia telah diliputi oleh dosanya, mereka itulah PENGHUNI NERAKA, mereka KEKAL di dalamnya

 

Surga Selamanya

surga selamanyaBegitupan jika manusia masuk Syurga maka dia akan berada di surga  selamanya, sebagaimana Allah telah menetapkan dalam Al-Qur’an :

QS 2:82

Dan orang-orang yang beriman serta beramal saleh, mereka itu PENGHUNI SURGA; mereka KEKAL di dalamnya

 

 

II.     Kunci Syurga

Jika kita ingin memasuki suatu bangunan kita perlu kunci untuk membuka pintunya, pun begitu jika kita ingin mengendarai sebuah mobil kita juga perlu kunci untuk menstarter kendaraan kita, dan juga jika kita ingin menjalankan sebuah perangkat sistem dalam komputer kita perlu kunci password untuk membukanya. Begitu pun jika kita ingin masuk syurga harus memiliki kunci untuk bisa masuk ke dalamnya.

Kunci untuk masuk surga telah tertuang sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an :

QS 2:214

Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. 

Ujian kita ternyata adalah ujian keimanan sebagaimana para nabi beserta para pengikutnya telah mendapatkan ujian-ujian berupa malapetaka, kesengsaraan dll. Di sini kita bisa melihat jika Rosul saja manusia pilihan Tuhan juga berada pada puncak keguncangannya, sehingga dia berkata kapan datangnya pertolongan Allah. Bagaimana dengan kita sebagai orang biasa. Tentunya kita pun harus mencontoh para nabi dan para pengikutnya, meski pun di guncang dengan segudang persoalan tapi tetap eksis menjaga keimanannya.

Jika sekiranya kita lolos dari ujian keimanan itu, insyallah surga terbuka lebar untuk para rosul dan pengikutnya. Kunci syurga akan menghampiri kita di hari kiamat menyelamatkan kita di huru hara hisab di hari kiamat. Mudah-mudahan kita termasuk umat yang dirahmati Allah untuk mendapatkan kunci surga tersebut

 

III.   Bekal Keabadian 

Untuk kehidupan manusia di dunia perlu mempersiapkan diri dengan memiliki tabungan di bank, asuransi untuk diri dan keluarganya, serta persiapan-persiapan laiinya untuk di hari tuanya. Dan jika sekiranya untuk kehidupan sementara saja di dunia kita perlu mempersiapkan diri, maka untuk kehidupan di akhirat dalam kehidupan kekal dan abadi kita perlu mempersiapkan diri sebaik-baiknya.

Bekal keabadian yang perlu kita persiapkan berupa passive income yang harus kita persiapkan sehingga nilai dan keberkahannya terus mengalir sepanjang masa, tidak saja di dunia tapi juga di akhirat. Sebagai mana sabda rosululloh dalam haditsnya :

passive income“Apabila anak Adam (manusia) meninggal dunia maka putuslah amalnya kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak sholeh yang mendoakan untuknya.” (HR. Muslim)

 Shodakoh Jariyah

Sodakoh jariyah adalah sodakoh berupa barang yang digunakan terus menerus oleh orang lain sehingga setiap digunakan, si pemberi sodaqoh akan terus mendapatkan pahalanya meski sudah wafat.Sodaqoh jariyah bisa berupa wakaf seperti mesjid, jalan, sumur, kitab suci Al-qur’an, sajadah di masjid, karpet untuk keperluan masjid dll.

Allah telah berfirman dalam Al-Qur’an hal-hal yang berkaitan dengan sodaqoh :

QS 14:31

Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku yang telah beriman: “Hendaklah mereka mendirikan shalat, menafkahkan sebahagian rezki yang Kami berikan kepada mereka secara sembunyi ataupun terang-terangan sebelum datang hari (kiamat) yang pada bari itu tidak ada jual beli dan persahabatan

QS 3:92

Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna),   sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai.  Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya`

 

Ilmu Yang Bermanfaat

yaitu ilmu yang ia ajarkan pada orang lain dan mereka terus amalkan, atau ia menulis buku yang bermanfaat dan terus dimanfaatkan setelah ia meninggal dunia.

Dalam pepatah Cina kita bisa mengambil pelajaran di dalamnya :

  • pepatah cinaJika engkau berharap KEBERKAHAN SATU TAHUN ke depan tanamlah GANDUM
  • Jika engkau berharap KEBERKAHAN 10 TAHUN ke depan, tanamlah sebatang POHON
  • Jika engkau berharap KEBERKAHAN RATUSAN TAHUN .. didiklah MANUSIA

 

Anak Yang Sholeh

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

“Setiap bayi terlahir dalam keadaan fitrah (muslim muwahhid), namun kedua orang tuanyalah yang menjadikan dia Yahudi, Nashrani atau Majusi. Sebagaimana seekor hewan melahirkan anaknya dalam keadaan sempurna, adakah kamu dapati cacat padanya.”   (Muttafaq ‘alaih)

Khusnul Khotimah

Kesimpulan akhir untuk kita bahwa sekiranya kita ingin selamat, maka kita harus menjaga keimanan kita sehingga tatkala kita dipanggil oleh Allah dalam penghujung hidup kita di dunia kita dalam kondisi Iman dalam  Islam kita. sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an :

QS 3:102

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. 

Semoga kita termasuk hamba-hamba-Nya yang selalu diridhoi dalam meniti kehidupan di dunia ini dan mampu mewujudkan tiga hal di atas untuk menyelematkan dan memberkati kehidupan kita kelak di akhirat. Semoga sepanjang hidup kita kita selalu memberikan kebermanfaatan untuk orang lain. Dan kita mendapati kehidupan akhirat dengan syurga yang telah Allah janjikan. Amiin.

 

catatan :

  • materi di atas adalah materi seminar motivasi membangun jiwa yang diadakan di Yayasan Rahmatan Lil-alamin Jakarta Timur pada hari Minggu, 15 Desember 2013 dengan pembicara bpk. Agus AWS (motivator & ketua YRLA)
  • materi seminar bisa didownload di sini 

Pencarian dari Google:

Belum ada Komentar untuk Pencapaian Khusnul Khotimah Kunci Memasuki Syurganya Allah

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Pencapaian Khusnul Khotimah Kunci Memasuki Syurganya Allah

doa,,,

Kisah Kekuatan Doa Anak Yatim

T 21 December 2015 F A admin web-1

Kekuatan Doa Anak Yatim  yang Telah Menyelamatkan Hidupku Belum lama ini aku dikejutkan oleh sebuah kenyataan yang membuatku semakin tersadar akan kebesaran Allah. Baru Minggu lalu tiba – tiba suamiku bercerita mengenai keberkahan pada saat itu. Pada saat aku menderita... Selengkapnya

sedekah-yrla

Kehebatan Sedekah Menuju Hidup Lebih Berkah

T 6 December 2016 F A admin web-1

SEDEKAH bisa mendatangkan ampunan Allah, menghapus dosa, dan menutup kesalahan dan keburukan. Sedekah bisa mendatangkan ridha Allah dan bisa mendatangkan kasih saying dan bantuan Allah. Subhanallah, inilah sekian fadhilah sedekah yang ditawarkan Allah bagi para pelakunya. Sebagaimana kita ketahui, hidup... Selengkapnya

Doa Ketika Hujan

Berkah Hujan dan Tips Mencegah Penyakit saat Hujan

T 11 November 2016 F , A admin web-1

Tidak ada setetes air hujan yang membasahi bumi ini kecuali atas kehendak Allah. Ia merupakan rahmat Allah kepada bumi dan seisinya. Melalui hujan Allah menumbuhkan berbagai tanaman untuk memberi rezeki kepada umat manusia. Dalam al-Qur`an Allah berfirman: وَنَزَّلْنَا مِنَ السَّمَاءِ... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi kesekretariatan kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasakami.

Foreign Visitor

Flag Counter

Kunjungan Hari Ini

Kreasi Cipta Yatim

Slideshow