Beranda » Belajar Agama Islam » Berpuasalah Karna Iman dan Mengharap Pahala

Berpuasalah Karna Iman dan Mengharap Pahala

T Diposting oleh pada 20 June 2016
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 260 kali

Bissmillahi Rahmanir Rohim…

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…

Kali ini saya akan membahas tentang Puasa karna iman dan mengharap pahala dari Allah Subhanahu Wata’ala.

Jika seseorang menjalankan puasa dengan benar, yaitu yang didasari iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

KEUTAMAAN PUASA

Barangsiapa Berpuasa Dengan Penuh Keimanan Barang Siapa Puasa Di Bulan Ramadhan Barang Siapa Yang Tidak Puasa Hadis Puasa Diampunkan Dosa Hadis Barang Siapa Puas Dg Penuh Keimanan

Jika seseorang menjalankan puasa dengan benar, yaitu yang didasari iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.

Puasa Karena Iman dan Mengharap Pahala

Dari Abu Hurairah, ia berkata,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa berpuasa Ramadhan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.”  (HR. Bukhari no. 38 dan Muslim no. 760).

Yang dimaksud berpuasa atas dasar iman yaitu berpuasa karena meyakini akan kewajiban puasa. Sedangkan yang dimaksud ihtisab adalah mengharap pahala dari Allah Ta’ala. (Lihat Fathul Bari, 4: 115).

Al Khottobi berkata, “Yang dimaksud ihtisab adalah terkait niat yaitu berpuasa dengan niat untuk mengharap balasan baik dari Allah. Jika seseorang berniat demikian, ia tidak akan merasa berat dan tidak akan merasa lama ketika menjalani puasa.” (Idem)

Marhaban Ya Ramadhan yrla

Hadits yang kita kaji di atas menunjukkan itulah orang yang berpuasa dengan benar. Benarnya puasanya jika didasari atas iman dan puasa tersebut dilakukan ikhlas karena Allah, mengharap pahala-Nya, mengagungkan syari’at-Nya, bukan melakukannya atas dasar riya’, cari pujian atau hanya sekedar mengikuti kebiasaan orang sekitar.

Kalau seseorang mendasari puasanya karena dasar iman, mengharap pahala dan ridho, maka tentu hatinya semakin tenang, lapang dan bahagia. Ia pun akan bersyukur atas nikmat puasa Ramadhan yang ia dapati tahun ini. Hatinya tentu tidak merasa berat dan susah ketika menjalani puasa. Sehingga ia pun terlihat berhati ceria dan berakhlak yang baik. Lihat kitab Ramadhan karya Dr. Muhammad bin Ibrahim Al Hamad, hal. 18.

Hadits di atas juga menunjukkan bolehnya kita mengharap pahala atau balasan dari Allah ketika menjalani suatu ibadah, itu tidak mengapa. Dan itulah yang disebut ikhlas.

KEUTAMAAN BULAN RAMADHAN

Hadits di atas sekaligus menjadi dalil bolehnya menyebut Ramadhan dengan penyebutan Ramadhan, walau tidak menyebut dengan bulan Ramadhan (syahru Ramadhan). Karena hadits yang melarang penyebutan Ramadhan saja adalah hadits yang dho’if.

Hadits yang kita kaji kali ini sekaligus menunjukkan keutamaan bulan Ramadhan. Siapa saja yang berpuasa kala itu, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni, walaupun banyak seperti buih di lautan.

Wallahua’lam bi sowab…

Semoga Bermanfaat yaa Sahabat.

Baca Juga : (Wakaf Kolektif YRLA )

—————————————————————————————————————————————–

Ingin pahala jariyah yang terus mengalir? Dukung pelunasan ASRAMA YATIM JAKARTA. Kirim donasi anda ke salah satu rekening di bawah ini:

Salurkan Donasi anda melalui Rekening :

  • BANK BRI  KCP PANGKALAN JATI
  • No. Rek. 0652-01-004022-50-6 a/n Yayasan Rahmatan Lil-Alamin

 

  • BANK MANDIRI KCP JKT PONDOK BAMBU
  • No. Rek. 006-00-0608670-0 a/n Yayasan Rahmatan Lil-Allamin

 

  • BANK PERMATA SYARIAH KCP ARTERI PONDOK INDAH
  • No. Rek. 0701407180 a/n Yayasan Rahmatan Lil-Alamin

 

Belum ada Komentar untuk Berpuasalah Karna Iman dan Mengharap Pahala

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Berpuasalah Karna Iman dan Mengharap Pahala

wanita shalehah

Hidup Sehat Dengan Sholat

T 28 August 2015 F A admin web-1

Shalat Yaitu sebaik-baik amalan setelah dua kalimat syahadat. Ada hadits muttafaqun ‘alaih sebagai berikut, عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَىُّ الْعَمَلِ أَفْضَلُ قَالَ « الصَّلاَةُ لِوَقْتِهَا ». قَالَ قُلْتُ ثُمَّ أَىٌّ قَالَ... Selengkapnya

ad

Pandai Bersyukur itulah Kunci Bahagia

T 25 December 2015 F A admin web-1

Bersyukur karena mendapat kesenangan adalah watak khas seorang mukmin. Karena ia menyadari sepenuhnya bahwa tanpa Allah dirinya tidaklah berarti apa-apa. Kalau pun ia sedang mendapatkan rizki yang melimpah, jelas bukan karena usahanya semata, tetapi karena Allah-lah yang melapangkan rizkinya melalui... Selengkapnya

dzakat fitrah

Zakat Fitrah Menyempurnakan Ibadah Puasa Ramadhan

T 15 July 2015 F A Sekretariat Yayasan Rahmatan Lil-Alamin

Zakat Fitrah  merupakan kewajiban setiap individu umat Muslim untuk membayar zakat pada penghujung bulan Romadhon berdasarkan nilai yang telah ditetapkan rosululloh. Dalam satu hadits dikatakan : “Dari Ibnu Umar Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam mewajibkan zakat fitrah... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi kesekretariatan kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasakami.

Foreign Visitor

Flag Counter

Kunjungan Hari Ini

Kreasi Cipta Yatim

Slideshow